Memahami Error Crash Arena Breakout (Januari 2026)
Masalah crash pada Arena Breakout Infinite berkaitan erat dengan arsitektur anti-cheat dan implementasi Unreal Engine. Yang paling umum terjadi adalah kode pengecualian (exception codes) 0x80000003 dan 0xc0000005 dari modul qbcore.dll dan dbgcore.DLL, biasanya muncul setelah 2-3 jam bermain pada sistem dengan spesifikasi minimum yang memiliki pendinginan buruk atau proses latar belakang yang bentrok.
Persyaratan DirectX 12 dan Windows 10+ 64-bit menciptakan hambatan kompatibilitas. Anti-cheat ACE menerapkan driver tingkat kernel (ACE-BASE.sys, ace-game.sys, ace-game-0.sys) yang sering kali berkonflik dengan antivirus pihak ketiga dan Windows Defender.
Untuk kebutuhan mata uang dalam game setelah memperbaiki masalah crash: Top up bond Arena Breakout melalui BitTopup menawarkan transaksi aman, harga kompetitif, dan pengiriman cepat.
Mengapa Kasus Crash Meningkat di Tahun 2026
Pembaruan keamanan Windows pada Januari 2026 memodifikasi isolasi kernel dan protokol integritas memori, yang berdampak pada inisialisasi ACE. Hasilnya: error 1400006 (anti-cheat timeout) dan 554696704 (service block). Fitur Core Isolation pada Windows Defender mencegah pemuatan tingkat kernel ACE, sehingga menyebabkan crash saat peluncuran.
Pembaruan driver GPU (NVIDIA/AMD, akhir 2025) memperkenalkan metode kompilasi shader yang berbenturan dengan rendering Unreal Engine, menyebabkan peristiwa GPU TDR di lingkungan perkotaan yang padat objek.
Tiga Jenis Error Paling Umum
0xC000007B: Ketidakcocokan antara 32-bit/64-bit atau pustaka sistem yang korup. Memerlukan dependensi 64-bit, namun hilangnya Visual C++ Redistributables menyebabkan masuknya DLL 32-bit yang memicu pengecualian.
GPU TDR Timeout: GPU gagal merespons dalam waktu 2 detik, sehingga sistem operasi menghentikan driver. Umum terjadi pada GTX 960 2GB atau RX 5500 yang mencapai batas suhu maksimal atau di-overclock.
qbcore.dll Exception 0x80000003: Pengecualian breakpoint dari deteksi debugging anti-cheat. Sering kali merupakan false positive dari MSI Afterburner, RTSS, atau aplikasi pemantau perangkat keras.
Dampak Pembaruan Terkini
Error pada launcher 7801113/7801110 disebabkan oleh cache %AppData%\Local\ArenaBreakoutLauncher yang korup saat pembaruan terputus. Error 154140716 (gagal cek integritas) berasal dari file yang dimodifikasi atau hilang, bahkan bisa terjadi karena unduhan Steam yang tidak lengkap. Membutuhkan ruang kosong 20-30GB di luar kapasitas instalasi 70GB.
Panduan Lengkap Memperbaiki Error 0xC000007B
0xC000007B = STATUS_INVALID_IMAGE_FORMAT. Windows tidak dapat mengeksekusi karena kode tidak valid—biasanya karena DLL 32-bit dalam proses 64-bit atau hilangnya runtime DirectX/Visual C++.
Langkah 1: Instal Visual C++ Redistributables
Unduh versi 2015-2022 (x86 + x64) dari Microsoft. Jalankan dengan hak akses admin, pilih repair jika sudah terinstal. Mulai ulang (restart) komputer untuk mendaftarkan DLL dengan benar.
Langkah 2: Ganti DLL Sistem yang Korup
Periksa folder C:\Windows\System32 dan SysWOW64 untuk file XINPUT1_3.dll, d3dx9_43.dll, dan MSVCR120.dll. Jalankan Command Prompt sebagai admin:
sfc /scannow(tunggu 15-30 menit)DISM /Online /Cleanup-Image /RestoreHealthuntuk kerusakan yang lebih dalam
Langkah 3: Mode Kompatibilitas
Klik kanan pada launcher.exe > Properties > Compatibility:
- Aktifkan Run as administrator
- Uji mode Windows 8 jika Anda menggunakan Windows 11

Terapkan hal yang sama pada UAGame.exe di folder Binaries\Win64. Pastikan pengaturan tetap tersimpan setelah pembaruan.
Langkah 4: Verifikasi DirectX 12
Instal DirectX End-User Runtime Web Installer untuk pustaka D3DX lama. Pastikan GPU mendukung DirectX 12 Feature Level 12_0+ melalui dxdiag.exe > tab Display.
Mengatasi Crash GPU TDR Timeout
GPU TDR = Timeout Detection and Recovery. Layar membeku saat GPU melampaui ambang batas Windows selama 2 detik, yang memicu penghentian driver.
Memahami TDR
Penjadwal WDDM memantau responsivitas GPU. Shader kompleks Arena Breakout saat memuat peta atau baku tembak sengit terkadang melampaui batas waktu tersebut. Event Viewer akan mencatatnya sebagai event ID 4101 (sumber nvlddmkm/amdkmdap).
Metode 1: Perbarui/Rollback Driver
NVIDIA: Lakukan clean install melalui DDU dalam Safe Mode, lalu instal driver Game Ready terbaru. Jika crash mulai terjadi setelah pembaruan, lakukan rollback ke versi sebelumnya.
AMD: Gunakan driver Adrenalin versi setelah September 2025 untuk perbaikan multi-threading DirectX 12.
Intel Arc: Gunakan driver terbaru dengan dukungan DirectX 12 Ultimate. Pembaruan bulanan sangat penting.
Metode 2: Tingkatkan TDR Timeout (Registry)
Buka regedit sebagai admin:
- Navigasi ke: HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\GraphicsDrivers
- Buat DWORD TdrDelay = 8
- Buat DWORD TdrDdiDelay = 8
- Mulai ulang sistem
Peringatan: Memperpanjang batas waktu dapat menutupi masalah perangkat keras. Jika crash berlanjut, periksa suhu atau daya GPU.
Metode 3: Kurangi Beban Grafis
Tambahkan parameter peluncuran -safe (Steam > Properties > Launch Options) untuk pengujian pengaturan rendah 30 FPS. Hapus semua overclock GPU melalui MSI Afterburner. Jaga suhu di bawah 83°C (NVIDIA) atau 85°C (AMD).
Nonaktifkan overlay RTSS untuk UAGame.exe—injeksi aplikasi ini dapat mengganggu proses rendering.
Menguji Stabilitas
Bermainlah selama lebih dari 2 jam sambil memantau GPU via HWiNFO64/GPU-Z. Pantau suhu, daya, clock speed, dan memori. Konfigurasi yang stabil akan menjaga clock speed tetap konsisten tanpa throttling.
Instal game di SSD dengan ruang kosong 20-30GB—penggunaan HDD menyebabkan keterlambatan streaming tekstur yang memicu hang.
Memperbaiki Error Anti-Cheat qbcore.dll
qbcore.dll = Inti dari anti-cheat ACE. Exception 0x80000003 = breakpoint dari deteksi debugging. Sering kali merupakan false positive dari perangkat lunak overlay (Discord, OBS, GeForce Experience) atau utilitas pemantauan.
Penyebab Umum
Error 1-1704-30015228: Folder ACE korup atau konflik keamanan Windows. Mencegah game diluncurkan.
Error 1400006: Driver ACE sudah dimuat tetapi gagal berkomunikasi dengan klien—biasanya karena diblokir antivirus.
Error 554696704: Kebijakan Windows memblokir dimulainya layanan ACE. Modul yang bermasalah KERNELBASE.dll = kegagalan memulai layanan.
Instal Ulang Komponen ACE
- Jalankan C:\Program Files\AntiCheatExpert\uninstaller.exe sebagai admin.
- Hapus file C:\Windows\System32\drivers\ACE-BASE.sys, ace-game.sys, ace-game-0.sys.
- Mulai ulang komputer.
- Hapus folder C:\Program Files (x86)\Arena Breakout Infinite\ACE.
- Luncurkan via Steam untuk instal ulang otomatis, atau jalankan ACE-Setup64.exe dari Binaries\Win64\AntiCheatExpert.
Periksa services.msc untuk layanan AntiCheatExpert. Atur jenis startup ke Manual, bukan Automatic.
Masukkan ke Daftar Putih (Whitelist) di Windows Security
Windows Security > Virus & threat protection > Exclusions:
- Seluruh direktori Arena Breakout
- launcher.exe, UAGame.exe, ACE-Client.exe
- C:\Program Files\AntiCheatExpert
Nonaktifkan Core Isolation dan Memory Integrity: Windows Security > Device Security > Core isolation. Pertimbangkan risikonya: keamanan sistem vs kompatibilitas game.
Hubungi Dukungan
Jika crash berlanjut, ekspor log Event Viewer (.evtx) dari Windows Logs > Application > sumber Application Error. Pastikan tidak ada cheat engine atau editor memori yang berjalan—ACE memindai semua proses.
Pemecahan Masalah Lanjutan
Windows Event Viewer
Buka eventvwr.msc > Windows Logs > Application. Cari kejadian Error dengan sumber Application Error pada saat crash terjadi.

Detail kunci: modul yang bermasalah (faulting module), kode pengecualian, dan fault offset.
- 0xc0000005 = pelanggaran akses (access violation)
- 0x80000003 = breakpoint (anti-cheat)
Bandingkan modul tersebut dengan perubahan terbaru. dbgcore.DLL = konflik antara debugging Windows vs ACE. DLL driver GPU = instabilitas grafis.
Pengujian Memori
Jalankan mdsched.exe > Restart now and check. Ini akan menguji RAM saat proses booting. Untuk pengujian menyeluruh: gunakan MemTest86 (8+ jam).
Jika ada error, berarti RAM rusak dan perlu diganti. Uji keping RAM satu per satu untuk mengisolasi modul yang cacat. Tingkatkan konfigurasi 12GB ke 16GB (2x8GB) dengan kit yang serasi.
Clean Boot
msconfig.exe > Services > Centang Hide Microsoft services > Disable all. Startup > Task Manager > Disable all. Mulai ulang komputer.
Jika crash berhenti, aktifkan kembali layanan dalam kelompok 5-10 untuk mengidentifikasi penyebab konflik. Penyebab umum biasanya: perangkat lunak RGB (iCUE, Aura Sync) atau klien VPN.
Pengaturan BIOS/UEFI
Akses saat booting (tekan Del/F2/F12):
- Aktifkan profil memori XMP/DOCP
- Aktifkan virtualisasi VT-x/AMD-V
- Nonaktifkan CSM jika Windows dalam mode UEFI
- Secure Boot: aktifkan sepenuhnya atau nonaktifkan sepenuhnya, jangan setengah-setengah
Pantau suhu di BIOS. Jika CPU >90°C atau GPU >85°C = tingkatkan pendinginan, ganti pasta termal, atau sesuaikan kurva kipas.
Persyaratan Sistem & Kompatibilitas Perangkat Keras
Minimum vs Rekomendasi 2026
Minimum: i5-7500/Ryzen 5 1400, RAM 12GB, GTX 960 2GB—akan kesulitan menangani AI/fisika, tidak ada sisa ruang RAM.
Rekomendasi: i7-9700/Ryzen 5 3600X, RAM 16GB, RTX 2060/RX 6600 6GB—performa single-thread 40-50% lebih baik, stabil untuk sesi bermain lama.
GTX 960 2GB akan membentur batas VRAM. RTX 2060/RX 6600 memberikan ruang yang nyaman.
Kompatibilitas GPU
NVIDIA: GTX 1060 6GB = standar minimum praktis untuk 1080p medium. Seri RTX siap untuk DLSS jika diimplementasikan.
AMD: RX 5500+ membutuhkan driver Adrenalin 23.9.1+ untuk stabilitas. RX 6600 = pilihan sangat baik untuk 1080p.
Intel Arc A380: Kelas entri, setara GTX 1650. Memerlukan driver terbaru, namun kurang stabil dibanding NVIDIA/AMD.
Persyaratan RAM/VRAM
RAM 12GB - (4-6GB untuk Windows/latar belakang) = sisa 6-8GB untuk game. Ini menyebabkan paging, stuttering, dan crash.
RAM 16GB menghilangkan crash memori bagi sebagian besar pemain. RAM 32GB disarankan untuk konten kreator yang menjalankan OBS.
VRAM berdasarkan resolusi/pengaturan:
- 1080p medium: 4GB
- 1080p high: 6GB
- 1440p: minimum 8GB
- 4K: 10GB+
Penyimpanan: SSD vs HDD
HDD = sering terjadi stuttering, beku selama 30+ detik, dan timeout anti-cheat. SSD wajib digunakan dengan ruang kosong 20-30GB di luar instalasi 70GB.
NVMe adalah yang optimal, SATA sudah cukup. Hindari drive tempat Windows terinstal jika memungkinkan—pembaruan/indeksasi sistem dapat menghabiskan bandwidth.
Langkah Pencegahan (Pengalaman 500+ Jam)
Pengaturan Windows Optimal
Nonaktifkan Game Bar/Game Mode: Settings > Gaming. Fitur ini sering menyebabkan masalah frame pacing dan konflik ACE.
Rencana daya (Power plan): Pilih High Performance atau Ultimate Performance (buka kunci via powercfg -duplicatescheme e9a42b02-d5df-448d-aa00-03f14749eb61).
Jeda pembaruan Windows saat bermain: Settings > Update & Security > Advanced options.
Keseimbangan Pengaturan Grafis
Mulailah dengan preset medium, tingkatkan secara bertahap sambil memantau suhu/VRAM. Kualitas bayangan (shadow) dan jarak pandang (view distance) adalah yang paling berat. Nonaktifkan motion blur dan depth of field.

Batasi framerate ke refresh rate monitor +10 FPS (misal 70 untuk monitor 60Hz). Ini mencegah kerja berlebih di menu dan panas berlebih. V-Sync dapat menambah input lag.
Untuk mata uang dalam game: beli isi ulang bond Arena Breakout dari BitTopup—andal, harga kompetitif, dan pengiriman cepat.
Tutup Aplikasi Latar Belakang
Keluar dari browser (memakan 2-4GB RAM, potensi kebocoran memori). Gunakan Firefox yang ringan dengan fitur penangguhan tab jika diperlukan.
Keluar dari perangkat lunak RGB setelah mengatur profil statis. Nonaktifkan overlay MSI Afterburner/EVGA Precision—gunakan Task Manager untuk pemantauan.
Jadwal Pemeliharaan
Mingguan: Disk Cleanup > Clean system files. Menghapus korupsi pada cache shader.
Bulanan: Perbarui driver GPU setelah melihat masukan komunitas, jangan langsung diperbarui. Gunakan DDU untuk instalasi bersih. Verifikasi file game via Steam (Properties > Verify integrity).
Kesalahpahaman Umum
Mitos: Error Anti-Cheat = Banned
Error 1-1704-30015228, 1400006, 554696704 adalah kegagalan teknis, bukan deteksi cheat. Ini mencegah game berjalan. Deteksi nyata terjadi secara diam-diam saat bermain, diikuti oleh notifikasi akun.
Mitos: Instal Ulang Selalu Memperbaiki Crash
Instal ulang hanya memperbaiki file game yang korup—yang merupakan penyebab minor dari crash. Masalah driver, kerusakan Windows, dan instabilitas perangkat keras akan tetap ada. Coba solusi terarah dulu: verifikasi file (5 menit vs 2+ jam), instal ulang ACE saja, perbarui driver, atau uji mode aman.
Mitos: Pengaturan Tinggi = Lebih Banyak Crash
Korelasinya ada pada suhu GPU/penggunaan VRAM, bukan kualitas pengaturan itu sendiri. Sistem dengan pendinginan baik dan VRAM memadai dapat menjalankan pengaturan maksimal lebih stabil daripada sistem yang kepanasan di pengaturan rendah. Fokuslah pada manajemen suhu.
Fakta Tentang Alat Optimasi
Game booster sering menonaktifkan layanan kritis, memodifikasi registry secara asal, dan menyuntikkan hook yang berkonflik dengan ACE. Windows 10/11 sudah melakukan optimasi otomatis. Optimasi manual memberikan hasil lebih baik tanpa risiko.
Referensi Cepat: Solusi Darurat
Checklist 5 Menit
- Mulai ulang sistem sepenuhnya.
- Verifikasi file: Steam > Properties > Verify integrity.
- Jalankan launcher.exe + UAGame.exe sebagai administrator.
- Hapus folder
%AppData%\Local\ArenaBreakoutLauncher. - Flush DNS: ketik
ipconfig /flushdnsdi Command Prompt admin. - Tutup semua overlay: Discord, Steam, GeForce Experience.
- Nonaktifkan antivirus untuk sementara.
Langkah ini menyelesaikan sekitar 60% masalah crash dalam 5 menit.
Kapan Harus Instal Ulang Bersih
Jika verifikasi file berulang kali mengunduh file yang sama = korupsi persisten. Jika file game telah dimodifikasi = butuh basis data yang murni.
Cadangan: Salin %AppData%\Local\ArenaBreakout ke lokasi aman. Hapus instalan via Steam, hapus direktori instalasi secara manual. Instal ulang ke C:\Games\ArenaBreakoutInfinite dengan ruang kosong 100GB (70GB + cadangan 30GB).
Verifikasi file sebelum peluncuran pertama. Berikan izin admin pada file eksekusi (.exe).
Cadangkan Pengaturan
Konfigurasi: %AppData%\Local\ArenaBreakout\Saved\Config\WindowsClient (grafis, tombol, audio).
Launcher: %AppData%\Local\ArenaBreakoutLauncher\config.json.
Pulihkan setelah instalasi baru. Jangan pulihkan konfigurasi yang sudah korup.
BitTopup untuk Pengalaman Gaming
Sudah mendapatkan performa stabil? Tingkatkan permainan Anda dengan bond Arena Breakout dari BitTopup—harga kompetitif, pengiriman cepat, pembayaran aman, dan rating layanan pelanggan yang sangat baik. Fokuslah pada permainan, bukan masalah transaksi.
FAQ
Apa penyebab error 0xC000007B? Hilangnya Visual C++ Redistributables (2015-2022, x86+x64) atau runtime DirectX. Instal semua redistributables, jalankan sfc /scannow, dan instal DirectX End-User Runtime.
Bagaimana cara memperbaiki GPU TDR timeout? Perbarui driver dengan clean install, tingkatkan TDR timeout (registry TdrDelay=8), kurangi pengaturan grafis atau hapus overclock. Jaga suhu GPU <83°C (NVIDIA) atau <85°C (AMD).
Apakah error qbcore.dll adalah false positive? Exception 0x80000003 bisa jadi false positive dari MSI Afterburner, Discord, atau aplikasi pemantau. Instal ulang ACE (hapus folder ACE, luncurkan kembali), dan masukkan file game ke daftar putih antivirus.
Mengapa terjadi crash saat startup di tahun 2026? Pembaruan Windows berkonflik dengan driver kernel ACE. Nonaktifkan Core Isolation/Memory Integrity (Windows Security > Device Security). Hapus %AppData%\Local\ArenaBreakoutLauncher, jalankan launcher sebagai admin.
Spesifikasi minimum agar tidak crash? Resmi: RAM 12GB, GTX 960 2GB. Praktis: RAM 16GB, GPU dengan VRAM 4GB+. SSD dengan ruang kosong 100GB (70GB + 30GB), DirectX 12, Windows 10 64-bit versi 1909+.
Cara memperbaiki inisialisasi anti-cheat yang gagal? Error 1400006: Jalankan uninstaller.exe di folder AntiCheatExpert, hapus driver dari System32\drivers, mulai ulang, hapus folder ACE di folder game. Luncurkan via Steam untuk instal ulang otomatis. Masukkan file game ke daftar putih antivirus.


















